Sabtu, 26 Desember 2009

natrium dan senyawa natrium

Natrium dan Senyawa Natrium

Pembuatan Manfaat
a. Natrium Natrium dibuat dari elektrolisis lelehan natrium klorida yang dicampur dengan kalsium klorida.
Oleh Karena potensial reduksi ion Ca2+ lebih negatife daripada potensial reduksi ion Na+. Maka pada elektrolisis hanya terjadi reduksi ion Na+.

• sebagai cairan pendingin (coolant) pada reactor nuklir;
• natrium digunakan pada penggolahan logam-logam tertentu seperti litium, kalium, zirkonium, dan logam alkali yang berat;
• untuk membuat senyawa natrium yang tidak dibuat dari natrium klorida, seperti natrium perioksida (Na2O2);
• Natrium digunakan dalam lampu natrium yang banyak digunakan sebagai penerang jalan.

b. Natrium Klorida (NaCl).
Merupakan senyawa natrium yang paling banyak diproduksi
Dibuat dari air laut atau dari garam batu • sebagai bahan baku pada pembuatan natrium, klorin, dan senyawa-senyawa natrium seperti NaOH dan natrium karbonat (Na2CO3);
• industri susu;
• pengawetan ikan dan daging;
• pencairan salju di jalan raya di negara yang bermusim dingin;
• regenerasi alat pelunak air;
• penggolahan kulit;
• industri bumbu masak(garam dapur).

c. Natrium Hidroksida (NaOH) melalui elektrolisis larutan natrium klorida. • industri sabun;
• industri detergen;
• industri pulp dan kertas;
• penggolahan bauksit untuk pembuatan aluminium;
• industri tekstil;
• industri plastik;
• pemurnian minyak bumi;
• serta pembuatan senyawa natrium lainnya seperti natrium hipoklorit (NaClO).

d. Natrium Karbonat (Na2Co3) Natrium karbonat diperoleh dari sumber alam, yaitu trona, mineral yang terdapat berlimpah di Wyoming Amerika Serikat. Sebagian natrium karbonat dibuat dari natrium klorida menurut proses Solvay.


Natrium hydrogen karbonat (NaHCO3) merupakan hasil antara dipisahkan, kemudian dipanaskan sehingga diperoleh natrium karbonat (Na2CO3)

• Pembuatan kaca (terutama kaca bejana);
• Membuat bahan-bahan kimia lain dalam berbagai industri.
Misalnya dalam industri pulp dan kertas, industri detergen, dan pembuatan bahan pelunak air (menghilangkan kesadahan).
e. Natrium Bikarbonat (NaHCO3).
Disebut juga soda kue Natrium terbentuk sebagai hasil antara proses Solvey.

Baking powder adalah carpuran serbuk natium bikarbonat dengan suatu zat yang bersifat asam, seperti kalium hydrogen traktat (KHC4H4O6). Campuran itu tidak bereaksi dalam keadaan kering, tetapi sekali bubuk itu berada dalam adonan, keduannya akan beraksi dan menghasilkan gas karbon dioksida yang memekarkan adonan • Pembuatan kue (memekarkan adonan)
f. Natrium Sulfat (Na2SO4) Dibuat dari natrium klorida dengan asam sulfat pekat



Reaksi itu dirancang oleh Glauber JR. Maka dari itu, natrium sulfat dekahidrat (Na2SO4.10H2O) disebut garam Glauber. • Digunakan terutama pada industri kartas.
1 ton kertas diperlukan sekitar 100 kg natrium sulfat. Dalam hal ini, natrium sulfat digunakan untuk membuat natrium sulfida, selanjutnya Na2S digunakan untuk melarutkan lignin dari kayu, sehingga diperoleh bubur kayu (pulp), yaitu bahan untuk membuat kertas.

Karbon dan Senyawa Karbon

Pembuatan Manfaat
a. Intan
Zat padat yang bening berkilauan, merupakan zat yang paling keras
Intan buatan diperoleh dari grafit melalui pemanasan pada suhu sekitar 3300o C dan tekanan sekitar 125.000 atm. • Sebagian besar intan alam digunakan untuk perhiasan.
• Intan buatan digunakan untuk membuat alat pemotong (seperti kaca), gerinda dan mata bor.
• Intan bubukan digunakan untuk membuat ampelas untuk memoles benda yang sangat keras, seperti baja tahan karat.
b. Grafit • Grafit sebagai anode dalam batu baterai dan dalam berbagai proses industry yang menggunakan elektrolisis, misalnya pada peleburan aluminium.
• Grafit dicampur dengan tanah liat untuk membuat pensil dan bahan kosmetik
• Grafit sebagai pelumas
• Grafit sebagai komponen pembuat komposit (paduan atau kobinasi beberapa material).
Ikatan antaratom karbon dalam setiap lapisan grafit sangat kuat, lebih kuat daripada baja. Karena itu, serat grafit digunakan untuk membuat komposit.
c. Fullerene Struktur karbon ini mempunyai rumus molekul C60 dan tersusun dari atom-atom karbon yang saling berkaitan dalam pola portagonal dan heksagonal membentuk struktur seperti bola sepak • Penggunaan fullerene terutama di bidang nanoteknologi,
yaitu sebagai penahan panas dan sebagai superkonduktor. Misalnya, senyawa K3C60 yang didinginkan pada suhu 18K merupakan superkonduktor.
d. Karbon Monoksida (CO) Karbon monoksida di udara berasal dari pembakaran tak sempurna dalm mesin kendaraan bermotor dan industry • Sebagai reduktor pada pengolahan berbagai jenis logam, misalnya besi.
• Sebagai bahan baku untuk membuat metenol
• Merupakan komponen dari berbagai jenis bahan bakar gas, seperti gas air dan gas kokas.
e. Karbon Dioksida (CO2) Karbon dioksida terbentuk pada pembakaran bahan bakar yang mengandung karbon seperti batu bara, minyak bumi, gas alam, dan kayu. Gas ini juga dihasilkan pada pernafasan makhluk hidup.
Karbon dioksida komersial di peroleh dari pembakaran residu penyulingan minyak bumi. • Sebagai pendingin (CO2 padat)
• Untuk pemadam kebakaran.
• Untuk membuat minuman ringan (soft drink)

Silikon dan Senyawa Silikon

Pembuatan Manfaat
a. Silikon.
Merupakan unsur kedua terbanyak di kulit bumi. Silikon dibuat dari silika dengan kokas sebagai reduktor. Campuran silika dan kokas dipanaskan dalam suatu tanur listrik pada suhu sekitar 3000o C.
SiO2(l) + C(s) Si(l) + 2CO(g)
Pembuatan silicon ultra murni dapat dilakukan sebagai berikut. Mula-mula silicon biasa direaksikan dengan klorin, sehingga terbentuk silicon tetraklorida (SiCl4). SiCl4 kemudian dimurnikan dengan distilasi bertingkat. Selanjutnya, SiCl4 direduksikan dengan mengalirkan campuran uap SiCl4 dengan H2 melalui suatu tabung ynag dipanaskan. Dengan cara ini dapat diperoleh silicon ultra murni, yang pengotornya hanya sekitar 10-8%.
SiO2(l) +2H2(g) Si(l) + 4HCl(g)
• Untuk membuat transitor, chips computer, dan sel surya. Untuk tujuan itu diperlukan silicon ultra murni.
• Silikon juga digunakan dalam berbagai jenis aliase dengan besi (baja).

b. Senyawa Silikon • Berbagai senyawa silikon digunakan dalam industri. Silika dan silikat digunakan untuk membuat keramik, porselin, dan semen.
• Natrium silikat (Na2SiO3) yang disebut water glass, digunakan untuk mengawetkan telurdan juga perekat, yang juga sebagai bahan pengisi (filter) dalam detergen
• Karborundum, yaitu silikon karbina (SiC), digunakan untuk ampelas dan pelindung untuk pesawat ulak-alik terhadap suhu yang tinggi sewaktu kembali ke bumi (1600o C).
• Silika gel digunakan sebagai pengering dalam berbagai macam produk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar